Halo... Saya akan membuat cerita2 di dalam blog ini.., semoga tulisan saya ini menarik bagi yg membaca.
Pages
Minggu, 25 November 2012
Resume 2 : Konflik dalam Organisasi
Konflik berasal dari kata kerja Latin configere yang berarti saling memukul. Secara sosiologis, konflik diartikan sebagai suatu proses sosial antara dua orang atau lebih (bisa juga kelompok) dimana salah satu pihak berusaha menyingkirkan pihak lain dengan menghancurkannya atau membuatnya tidak berdaya.
Tidak satu masyarakat pun yang tidak pernah mengalami konflik antar anggotanya atau dengan kelompok masyarakat lainnya, konflik hanya akan hilang bersamaan dengan hilangnya masyarakat itu sendiri.
Konflik dilatarbelakangi oleh perbedaan ciri-ciri yang dibawa individu dalam suatu interaksi. perbedaan-perbedaan tersebut diantaranya adalah menyangkut ciri fisik, kepandaian, pengetahuan, adat istiadat, keyakinan, dan lain sebagainya. Dengan dibawasertanya ciri-ciri individual dalam interaksi sosial, konflik merupakan situasi yang wajar dalam setiap masyarakat dan tidak satu masyarakat pun yang tidak pernah mengalami konflik antar anggotanya atau dengan kelompok masyarakat lainnya, konflik hanya akan hilang bersamaan dengan hilangnya masyarakat itu sendiri.
Konflik bertentangan dengan integrasi. Konflik dan Integrasi berjalan sebagai sebuah siklus di masyarakat. Konflik yang terkontrol akan menghasilkan integrasi. sebaliknya, integrasi yang tidak sempurna dapat menciptakan konflik.
Macam-Macam Konflik
Konflik yang terjadi dalam suatu organisasi dapat dibedakan menjadi beberapa macam, salah satunya dari segi pihak yang terlibat dalam konflik. Dari segi ini konflik dapat dibedakan menjadi tiga macam, yaitu :
1. Konflik individu dengan individu
Konflik semacam ini dapat terjadi antara individu pimpinan dengan individu pimpinan dari berbagai tingkatan. Individu pimpinan dengan individu karyawan maupun antara individu karyawan dengan individu karyawan lainnya.
2. Konflik individu dengan kelompok
Konflik semacam ini dapat terjadi antara individu pimpinan dengan kelompok ataupun antara individu karyawan dengan kelompok pimpinan.
3. Konflik kelompok dengan kelompok
Ini bisa terjadi antara kelompok pimpinan dengan kelompok karyawan, kelompok pimpinan dengan kelompok pimpinan yang lain dalam berbagai tingkatan maupun antara kelompok karyawan dengan kelompok karyawan yang lain.
Resume 1 : Arti Penting Organisasi Dalam Masyarakat
Kita sangat perlu mengikuti organisasi dalam masyarakat, karena kita dapat berkumpul dan bekerja sama secara rasional dan sistematis ,terencana, terorganisasi, terpimpin dan terkendali, dalam memanfaatkan sumber daya, sarana-prasarana, data, dan lain sebagainya sebuah organisasi dapat terbentuk karena dipengaruhi oleh beberapa aspek seperti penyatuan visi dan misi serta tujuan yang sama dengan perwujudan eksistensi sekelompok orang. Contohnya tuuh saya sendiri, dulu tuh saya gak bisa yang namanya ngomong di depan orang banyak, dengan mengikuti organisasi, dikit demi sedikit saya bisa.., memang ngomong didepan banyak orang itu tidak segampang yang saya pikirkan tapi saya akan terus berusaha agar bisa.
Disini ada jenis Organisasi :
1. Formal dan Informal
2. Profit dan Non profit
Formal : Organisasi formal memiliki struktur yang jelas, biasanya memiliki surat-surat untuk mendukung kinerjanya. Dan memilii anggota yang relatif lebih banyak, dibandingkan organisasi informal. Organisasi ini sangat berpengaruh pada kekuasaan, dan tanggung jawab dari divisi masing-masing. Contoh: DPR, PSSI, POLDA, SSB, perusahaan besar, badan-badan pemerintah, universitas, dan sebagainya.
Informal : Organisasi informal tidak begitu terkait ikatannya dengan organisasi tersebut. Biasanya anggota organisasi ini terlibat atas dasar sukarelawan. Namun dibutuhkan pula kepimpinan yang baik dalam organisasi ini. contoh : karang taruna, ibu-ibu PKK
Profit : Profit adalah organisasi yang memiliki tujuan utama untuk mencari laba. Yang mana semua anggotannya ikut dalam organisasi ini mencari uang. Dalam tanda kutip untuk mencari nafkah. Contoh: sekolah, rumah sakit
Non-Profit : Non Profit adalah organisasi yang tidak mencari keuntungan, dimiliki secara kolektif, kas berasal dari donator. Sebagian besar anggotanya mengikuti karena adanya rasa ingin menolong sesama. Contoh: PMI dan organisasi di bidang keagamaan.
Disini ada jenis Organisasi :
1. Formal dan Informal
2. Profit dan Non profit
Formal : Organisasi formal memiliki struktur yang jelas, biasanya memiliki surat-surat untuk mendukung kinerjanya. Dan memilii anggota yang relatif lebih banyak, dibandingkan organisasi informal. Organisasi ini sangat berpengaruh pada kekuasaan, dan tanggung jawab dari divisi masing-masing. Contoh: DPR, PSSI, POLDA, SSB, perusahaan besar, badan-badan pemerintah, universitas, dan sebagainya.
Informal : Organisasi informal tidak begitu terkait ikatannya dengan organisasi tersebut. Biasanya anggota organisasi ini terlibat atas dasar sukarelawan. Namun dibutuhkan pula kepimpinan yang baik dalam organisasi ini. contoh : karang taruna, ibu-ibu PKK
Profit : Profit adalah organisasi yang memiliki tujuan utama untuk mencari laba. Yang mana semua anggotannya ikut dalam organisasi ini mencari uang. Dalam tanda kutip untuk mencari nafkah. Contoh: sekolah, rumah sakit
Non-Profit : Non Profit adalah organisasi yang tidak mencari keuntungan, dimiliki secara kolektif, kas berasal dari donator. Sebagian besar anggotanya mengikuti karena adanya rasa ingin menolong sesama. Contoh: PMI dan organisasi di bidang keagamaan.
Sabtu, 13 Oktober 2012
Arti penting komunikasi dalam organisasi ( softskill )
KATA PENGANTAR
komunikasi adalah sutu proses di dalam upaya membangun saling pengertian. Dalam suatu organisasi biasanya selalu menekankan bagaimana pentingnya sebuah komunikasi antar anggota organisasi untuk menekan segala kemungkinan kesalahpahaman yang bisa saja terjadi.
Organisasi merupakan suatu kumpulan atau sistem individual yang melalui suatu hierarki/jenjang dan pembagian kerja, berupaya mencapai tujuan yang ditetapkan . Kehidupan organisasi tidak mungkin dipisahkan dari komunikasi efektif. Komunikasi efektif tergantung pada kemampuannya menjawab dan mengantisipasi perubahan lingkungan luar organisasi sesuai dengan perkembangan internal organisasi itu sendiri. Di samping itu dalam komunikasi didasari beberapa perspektif dalam pengembangannya sehingga berperanan penting dalam organisasi.
Dari apa yang di kerjakan , tugas ini dikerjakan secara berkelompok dengan maksut dan tujuan agar setiap mahasiswa dapat mengerti dan memahami secara langsung apa yang dimaksud dan di pelajari dalam arti penting komunikasi dalam organisasi yang dibahas secara diskusi antara mahasiswa .
Tim penyusun
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ............................................................................. 1
DAFTAR ISI ............................................................................................. 2
PENDAHULUAN...................................................................................... 3
ISI MATERI............................................................................................... 4
A. Pengertian komunikasi ..............................................................5
• Menjelaskan komunikasi dalam organisasi
• Pengertian komunikasi menurut para ahli
B. Unsur-unsur Komunikasi ..........................................................6
• Menyebutkan unsur - unsur komunikasi
C . menyalurkan ide-ide melalui komunikasi .............................. 7 - 10
• Menyebutkan macam-macam atau jenis- jenis
komunikasi dalam organisasi
D . hambatan – hambatan komunikasi ................................... 11 - 12
• Menjelaskan tahap yang dilalui dalam proses komunikasi
E . klasifikasi komunikasi dalam organisasi ........................... 13 - 15
• Menjelaskan klasifikasi komunikasi
F . studi kasus ............................................................................. 16 – 17
PENUTUP ............................................................................................... 18
A . KESIMPULAN DAN SARAN
DAFTAR PUSTAKA ….......................................................................... 19
PENDAHULUAN
I . LATAR BELAKANG
Hubungan yang terjadi merupakan suatu proses dari suatu keinginan masing-masing individu untuk memperoleh suatu hasil yang nyata dan dapat memberikan manfaat untuk kehidupan yang berkelanjutan. Kehidupan organisasi tidak mungkin dipisahkan dari komunikasi efektif. Komunikasi efektif tergantung pada kemampuannya menjawab dan mengantisipasi perubahan lingkungan luar organisasi sesuai dengan perkembangan internal organisasi itu sendiri. Di samping itu dalam komunikasi didasari beberapa perspektif dalam pengembangannya sehingga berperanan penting dalam organisasi.
Organisasi merupakan suatu kumpulan atau sistem individual yang melalui suatu hierarki/jenjang dan pembagian kerja, berupaya mencapai tujuan yang ditetapkan. Manusia di dalam kehidupannya harus berkomunikasi artinya memerlukan orang lain dan membutuhkan kelompok atau masyarakat untuk saling berinteraksi. Hal ini merupakan suatu hakekat bahwa sebagian besar pribadi manusia terbentuk dari hasil integrasi sosial dengan sesama dalam kelompok dan masyarakat.Di dalam kelompok/organisasi terdapat bentuk kepemimpinan yang merupakan masalah penting untuk kelangsungan hidup kelompok, yang terdiri dari pemimpin dan bawahan/karyawan. Di antara kedua belah pihak harus ada two-way-communications atau komunikasi timbal balik, untuk mencapai cita-cita, baik cita-cita pribadi, maupun kelompok, untuk mencapai tujuan suatu organisasi.
II . Rumusan Masalah
1 . Menjelaskan dan menyebutkan pengertian komunikasi dalam organisasi!
2 . Menyebutkan apa saja unsur – unsur komunikasi!
3 . Bagaimana menyalurkan ide – ide melalaui komunikasi!
4 . Apa saja hambatan-hambatan komunikasi ?
5 . Menjelaskan Klasifikasi komunikasi dalam organisasi!
ISI MATERI
Arti penting komunikasi dalam organisasi
A . Penjelasan komunikasi dalam sebuah organisasi
Organisasi merupakan suatu kumpulan atau sistem individual yang melalui suatu hierarki/jenjang dan pembagian kerja, berupaya mencapai tujuan yang ditetapkan. Manusia di dalam kehidupannya harus berkomunikasi artinya memerlukan orang lain dan membutuhkan kelompok atau masyarakat untuk saling berinteraksi. Hal ini merupakan suatu hakekat bahwa sebagian besar pribadi manusia terbentuk dari hasil integrasi sosial dengan sesama dalam kelompok dan masyarakat.
Di dalam kelompok/organisasi terdapat bentuk kepemimpinan yang merupakan masalah penting untuk kelangsungan hidup kelompok, yang terdiri dari pemimpin dan bawahan/karyawan. Di antara kedua belah pihak harus ada two-way-communications atau komunikasi timbal balik, untuk mencapai cita-cita, baik cita-cita pribadi, maupun kelompok, untuk mencapai tujuan suatu organisasi.
Hubungan yang terjadi merupakan suatu proses dari suatu keinginan masing-masing individu untuk memperoleh suatu hasil yang nyata dan dapat memberikan manfaat untuk kehidupan yang berkelanjutan. Kehidupan organisasi tidak mungkin dipisahkan dari komunikasi efektif. Komunikasi efektif tergantung pada kemampuannya menjawab dan mengantisipasi perubahan lingkungan luar organisasi sesuai dengan perkembangan internal organisasi itu sendiri. Di samping itu dalam komunikasi didasari beberapa perspektif dalam pengembangannya sehingga berperanan penting dalam organisasi.
Pengertian komunikasi
komunikasi adalah sutu proses di dalam upaya membangun saling pengertian. Dalam suatu organisasi biasanya selalu menekankan bagaimana pentingnya sebuah komunikasi antar anggota organisasi untuk menekan segala kemungkinan kesalahpahaman yang bisa saja terjadi.
Berikut ini adalah beberapa definisi serta penjelasan mengenai komunikasi menurut beberapa ahli:
# PALO ALTO
Ketika dua orang sedang bersama, mereka berkomunikasi secara terus menerus karena mereka tidak dapat berperilaku. PALO ALTO sangat percaya bahwa seseorang tidak dapat tidak berkomunikasi
# HIMSTREET & BATY
Komunikasi adalah suatu proses pertukaran informasi antar individu melalui suatu sistem yang biasa (lazim), baik dengan simbol-simbol, sinyak-sinyal, maupun perilaku atau tindakan
# LASWELL
Komunikasi adalah proses yang menggambarkan siapa mengatakn apa dengan cara apa, kepada siapa dengan efek apa
# THEODORSON & THEDORSON
Komunikasi adalah penyebaran informasi, ide-ide sebagai sikap atau emosi dari seseorang kepada orang lain terutama melalui simbol-simbol
# WILLIAM ALBIG
Komunikasi adalah proses sosial, dalam arti pelemparan pesan/lambang yang mana mau tidak mau akan menumbuhkan pengaruh pada semua proses dan berakibat pada bentuk perilaku manusia dan adat kebiasaan
# CHARLES H. COOLEY
Komuniksi berarti suatu mekanisme hubungan antar manusia dilakukan dengan mengartikan simbol secara lisan dan membacanya melalui ruang dan menyimpan dalam waktu
B . Unsur-unsur Komunikasi ada 5, yaitu :
1.Komunikator
2.Menyampaikan berita
3.Berita-berita yang disampaikan
4.Komunikasi
5.Tanggapan atau reaksi
Fungsi komunikasi dalam organisasi
- Proaksi dan regulasi
- Menentukan tujuan organisasi
- Menentukan area permasalahan
- Mengevakuasi performa
- Memberikan komando, instruksi, memimpin, dan mempengaruhi inovasi
- Mendapatkan informasi baru
- Cara mengkomunikasikan susuatu yang baru dalam sosialisasi dan perbaikan
- Harga diri anggota
Komunikasi dalam sebuah organisasi
Komunikasi Organisasi dapat didefinisikan sebagai pertunjukkan dan penafsiran pesan di antara unit-unit komunikasi yang merupakan bagian suatu organisasi tertentu. Suatu organisasi terdiri dari dari unit-unit komunikasi dalam hubungan hierarkis antara yang satu dengan lainnya dan berfungsi dalam suatu lingkungan.
Tujuan komunikasi dalam proses organisasi tidak lain dalam rangka membentuk saling pengertian (mutual undestanding) . Pendek kata agar terjadi penyetaraan dalam kerangka referensi, maupun dalam pengalaman.
Bagaimana menyalurkan ide dalam komunikasi
1 . ide gagasan si sender
2 . perumusan disini ide si sender disampaikan dalam kata kata
3 . penyauran transmiting ( bisa lisan , tertulis atau bahasa isyarat )
4 . tindakan misalnya perintah dilaksanakan
5 . pengertian misalnya disini kata kata si sender menjadi ide receiver
6 . penerimaan misalnya oleh si penerima berita atau penangkap berita
1. Pengirim pesan (sender) dan isi pesan/materi
Pengirim pesan adalah orang yang mempunyai ide untuk disampaikan kepada seseorang dengan harapan dapat dipahami oleh orang yang menerima pesan sesuai dengan yang dimaksudkannya. Pesan adalah informasi yang akan disampaikan atau diekspresikan oleh pengirim pesan. Pesan dapat verbal atau non verbal dan pesan akan efektif bila diorganisir secara baik dan jelas.
Materi pesan dapat berupa :
a. Informasi
b. Ajakan
c. Rencana kerja
d. Pertanyaan dan sebagainya
2. Simbol/ isyarat
Pada tahap ini pengirim pesan membuat kode atau simbol sehingga pesannya dapat dipahami oleh orang lain. Biasanya seorang manajer menyampaikan pesan dalam bentuk kata-kata, gerakan anggota badan, (tangan, kepala, mata dan bagian muka lainnya). Tujuan penyampaian pesan adalah untuk mengajak, membujuk, mengubah sikap, perilaku atau menunjukkan arah tertentu.
3. Media/penghubung
Adalah alat untuk penyampaian pesan seperti ; TV, radio surat kabar, papan pengumuman, telepon dan lainnya. Pemilihan media ini dapat dipengaruhi oleh isi pesan yang akan disampaikan, jumlah penerima pesan, situasi dsb.
4. Mengartikan kode/isyarat
Setelah pesan diterima melalui indera (telinga, mata dan seterusnya) maka si penerima pesan harus dapat mengartikan simbul/kode dari pesan tersebut, sehingga dapat dimengerti /dipahaminya.
5. Penerima pesan
Penerima pesan adalah orang yang dapat memahami pesan dari sipengirim meskipun dalam bentuk code/isyarat tanpa mengurangi arti pesan yang dimaksud oleh pengirim
6. Balikan (feedback)
Balikan adalah isyarat atau tanggapan yang berisi kesan dari penerima pesan dalam bentuk verbal maupun nonverbal. Tanpa balikan seorang pengirim pesan tidak akan tahu dampak pesannya terhadap sipenerima pesan Hal ini penting bagi manajer atau pengirim pesan untuk mengetahui apakah pesan sudah diterima dengan pemahaman yang benar dan tepat. Balikan dapat disampaikan oleh penerima pesan atau orang lain yang bukan penerima pesan. Balikan yang disampaikan oleh penerima pesan pada umumnya merupakan balikan langsung yang mengandung pemahaman atas pesan tersebut dan sekaligus merupakan apakah pesan itu akan dilaksanakan atau tidak Balikan yang diberikan oleh orang lain didapat dari pengamatan pemberi balikan terhadap perilaku maupun ucapan penerima pesan. Pemberi balikan menggambarkan perilaku penerima pesan sebagai reaksi dari pesan yang diterimanya. Balikan bermanfaat untuk memberikan informasi, saran yang dapat menjadi bahan pertimbangan dan membantu untuk menumbuhkan kepercayaan serta keterbukaan diantara komunikan, juga balikan dapat memperjelas persepsi.
7. Gangguan
Gangguan bukan merupakan bagian dari proses komunikasi akan tetapi mempunyai pengaruh dalam proses komunikasi, karena pada setiap situasi hampir selalu ada hal yang mengganggu kita. Gangguan adalah hal yang merintangi atau menghambat komunikasi sehingga penerima salah menafsirkan pesan yang diterimanya.
JENIS KOMUNIKASI ORGANISASI
KOMUNIKASI INTERNAL
Adalah komunikasi yang terjadi dalam organisasi itu sendiri. Misalnya, Pertukaran gagasan di antara para administrator dan karyawan dalam suatu perusahaan, dalam struktur lengkap yang khas disertai pertukaran gagasan secara horisontal dan vertikal di dalam perusahaan, sehingga pekerjaan berjalan [operasi dan manajemen].
Dua dimensi komunikasi internal :
1. KOMUNIKASI VERTIKAL
Komunikasi dari pimpinan ke staff, dan dari staf ke pimpinan dengan cara timbal balik [two way traffic communication].
” Downward Communication “ komunikasi atas ke bawah. Contoh pimpinan memberikan instruksi, petunjuk, informasi, penjelasan, perintah, pengumuman, rapat, majalah intern.
” Upward communication ”dari bawah ke atas. Contoh staf memberikan laporan, saran-saran, pengaduan, kritikan, kotak saran, dsb kepada pimpinan
2 . KOMUNIKASI HORISONTAL
komunikasi mendatar, antara anggota staf dengan anggota staf. Berlangsung tidak formal, lain dengan komunikasi vertikal yang formal. Komunikasi terjadi tidak dalam suasana kerja ! employee relation dan sering timbul rumours, grapevine, gossip.
3. KOMUNIKASI DIAGONAL [CROSS COMMUNICATION]
Komunikasi antara pimpinan seksi/bagian dengan pegawai seksi/bagian lain.
4 . KOMUNIKASI EKSTERNAL
Komunikasi antara pimpinan organisasi [perusahaan] dengan khalayak audience di luar organisasi.
> BENTUK KOMUNIKASI ORGANISASI
Komunikasi sebagai proses memiliki bentuk :
1. Bentuk Komunikasi berdasarkan
a. Komunikasi langsung
Komunikasi langsung tanpa mengguanakan alat.
Komunikasi berbentuk kata-kata, gerakan-gerakan yang berarti khusus dan penggunaan isyarat,misalnya kita berbicara langsung kepada seseorang dihadapan kita.
A——–àß———–B
b. Komunikasi tidak langsung
Biasanya menggunakan alat dan mekanisme untuk melipat gandakan jumlah penerima penerima pesan (sasaran) ataupun untuk menghadapi hambatan geografis, waktu misalnya menggunakan radio, buku, dll.
2. Bentuk komunikasi berdasarkan besarnya sasaran :
a. Komunikasi massa, yaitu komunikasi dengan sasarannya kelompok orang dalam jumlah yang besar, umumnya tidak dikenal.
Komunikasi masa yang baik harus :
Pesan disusun dengan jelas, tidak rumit dan tidak bertele-tele
Bahasa yang mudah dimengerti/dipahami
Bentuk gambar yang baik
Membentuk kelompok khusus, misalnya kelompok pendengar (radio)
b. Komunikasi kelompok adalah komunikasi yang sasarannya sekelompok orang yang umumnya dapat dihitung dan dikenal dan merupakan komunikasi langsung dan timbal balik.
Perawat—– ® ¬ ——Pengunjung puskesmas
c. Komunikasi perorangan adalah komunikasi dengan tatap muka dapat juga melalui telepon.
Perawat—– ® ¬ ——Pasien
3. Bentuk komunikasi berdasarkan arah pesan :
1. Komunikasi satu arah
Pesan disampaikan oleh sumber kepada sasaran dan sasaran tidak dapat atau tidak mempunyai kesempatan untuk memberikan umpan balik atau bertanya, misalnya radio.
A ——————® B
b. Komunikasi timbal balik.
Pesan disampaikan kepada sasaran dan sasaran memberikan umpan balik. Biasanya komunikasi kelompok atau perorangan merupakan komunikasi timbal balik
HAMBATAN KOMUNIKASI
1. Hambatan dari Proses Komunikasi
• Hambatan dari pengirim pesan, misalnya pesan yang akan disampaikan belum jelas bagi dirinya atau pengirim pesan, hal ini dipengaruhi oleh perasaan atau situasi emosional.
• Hambatan dalam penyandian/simbol
Hal ini dapat terjadi karena bahasa yang dipergunakan tidak jelas sehingga mempunyai arti lebih dari satu, simbol yang dipergunakan antara si pengirim dan penerima tidak sama atau bahasa yang dipergunakan terlalu sulit.
• Hambatan media, adalah hambatan yang terjadi dalam penggunaan media komunikasi, misalnya gangguan suara radio dan aliran listrik sehingga tidak dapat mendengarkan pesan.
• Hambatan dalam bahasa sandi. Hambatan terjadi dalam menafsirkan sandi oleh si penerima
• Hambatan dari penerima pesan, misalnya kurangnya perhatian pada saat menerima /mendengarkan pesan, sikap prasangka tanggapan yang keliru dan tidak mencari informasi lebih lanjut.
• Hambatan dalam memberikan balikan. Balikan yang diberikan tidak menggambarkan apa adanya akan tetapi memberikan interpretatif, tidak tepat waktu atau tidak jelas dan sebagainya.
2. Hambatan Fisik
Hambatan fisik dapat mengganggu komunikasi yang efektif, cuaca gangguan alat komunikasi, dan lain lain, misalnya: gangguan kesehatan (cacat tubuh misalnya orang yang tuna wicara), gangguan alat komunikasi dan sebagainya.
3. Hambatan Semantik.
Faktor pemahaman bahasa dan penggunaan istilah tertentu. Kata-kata yang dipergunakan dalam komunikasi kadang-kadang mempunyai arti mendua yang berbeda, tidak jelas atau berbelit-belit antara pemberi pesan dan penerima pesan. Misalnya : adanya perbedaan bahasa ( bahasa daerah, nasional, maupun internasional), adanya istilah – istilah yang hanya berlaku pada bidang-bidang tertentu saja, misalnya bidang bisnis, industri, kedokteran, dll.
4. Hambatan Psikologis
Hambatan psikologis dan sosial kadang-kadang mengganggu komunikasi, misalnya; perbedaan nilai-nilai serta harapan yang berbeda antara pengirim dan penerima pesan, sehingga menimbulkan emosi diatas pemikiran-pemikiran dari sipengirim maupun si penerima pesan yang hendak disampaikan.
5. Hambatan Manusiawi
Terjadi karena adanya faktor, emosi dan prasangka pribadi, persepsi,
kecakapan atau ketidakcakapan, kemampuan atau ketidakmampuan alat-alat
pancaindera seseorang, dll.
CARA MENGATASI HAMBATAN KOMUNIKASI
1. Gunakan umpan-balik
Beri kesempatan pada orang orang lain untuk menyampaikan ide atau gagasannya, sehingga tercipta dua iklim komunikasi dua arah.
2. Kenali si penerima berita
- bagaimana latar belakang pendidikannya,
- bagaimana pengetahuan tentang subyek pembicaraan,
- sejauh mana minat dan perasaanya
3. Rencanakan secara teliti, pertimbangkan baik-baik : apa, mengapa, siapa, bagaimana, kapan
5. KLASIFIKASI KOMUNIKASI DALAM ORGANISASI
1.Dari segi sifatnya :
a. Komunikasi Lisan
Komunikasi jenis ini tergolong kepada komunikasi aktif, dimana komunika dapat memberikan timbal balik secara langsung apabila terjadi ketidakpahaman.
b. Komunukasi Tertulis
Komunikasi secara tertulis memang memberikan suatu dampak dimana komunikan akan merasa kesulitan dalam memahami maksud dan tujan dari informasi itu, namun komunikasi ini mempunyai dampak yang lama. Dan apabila komunikan lupa dengan apa yang telah dipelajarai sebelumnya, maka ia dapat mengulangi membaca informasi tersebut. Komunikasi ini tergolong komunikasi tidak lagsung, artinya apabila komunikan tidak paham terhadap materi tertulis tersebut, maka komunikan tidak dapat memberikan suatu umpan balik secara langsung. namun dengan berkembangnya teknologi saat ini, maka meskipun komunikasi berjalan secara tidak langsung, namun unpan balik dapat diberikan secara cepat baik melalui telepon, e-mail, dll.
c. Komunikasi Verbal
1. Komunikasi Verbal mencakup aspek-aspek berupa ;
a. Vocabulary (perbendaharaan kata-kata). Komunikasi tidak akan efektif bila pesan disampaikan dengan kata-kata yang tidak dimengerti, karena itu olah kata menjadi penting dalam berkomunikasi.
b. Racing (kecepatan). Komunikasi akan lebih efektif dan sukses bila kecepatan bicara dapat diatur dengan baik, tidak terlalu cepat atau terlalu lambat.
c. Intonasi suara: akan mempengaruhi arti pesan secara dramatik sehingga pesan akan menjadi lain artinya bila diucapkan dengan intonasi suara yang berbeda. Intonasi suara yang tidak proposional merupakan hambatan dalam berkomunikasi.
d. Humor: dapat meningkatkan kehidupan yang bahagia. Dugan (1989), memberikan catatan bahwa dengan tertawa dapat membantu menghilangkan stress dan nyeri. Tertawa mempunyai hubungan fisik dan psikis dan harus diingat bahwa humor adalah merupakan satu-satunya selingan dalam berkomunikasi.
e. Singkat dan jelas. Komunikasi akan efektif bila disampaikan secara singkat dan jelas, langsung pada pokok permasalahannya sehingga lebih mudah dimengerti.
f. Timing (waktu yang tepat) adalah hal kritis yang perlu diperhatikan karena berkomunikasi akan berarti bila seseorang bersedia untuk berkomunikasi, artinya dapat menyediakan waktu untuk mendengar atau memperhatikan apa yang disampaikan.
d. Komunikasi Non Verbal
2. Komunikasi Non Verbal
Komunikasi non verbal adalah penyampaian pesan tanpa kata-kata dan komunikasi non verbal memberikan arti pada komunikasi verbal.
Yang termasuk komunikasi non verbal :
a. Ekspresi wajah
Wajah merupakan sumber yang kaya dengan komunikasi, karena ekspresi wajah cerminan suasana emosi seseorang.
b. Kontak mata, merupakan sinyal alamiah untuk berkomunikasi. Dengan mengadakan kontak mata selama berinterakasi atau tanya jawab berarti orang tersebut terlibat dan menghargai lawan bicaranya dengan kemauan untuk memperhatikan bukan sekedar mendengarkan. Melalui kontak mata juga memberikan kesempatan pada orang lain untuk mengobservasi yang lainnya
c. Sentuhan adalah bentuk komunikasi personal mengingat sentuhan lebih bersifat spontan dari pada komunikasi verbal. Beberapa pesan seperti perhatian yang sungguh-sungguh, dukungan emosional, kasih sayang atau simpati dapat dilakukan melalui sentuhan.
d. Postur tubuh dan gaya berjalan. Cara seseorang berjalan, duduk, berdiri dan bergerak memperlihatkan ekspresi dirinya. Postur tubuh dan gaya berjalan merefleksikan emosi, konsep diri, dan tingkat kesehatannya.
e. Sound (Suara). Rintihan, menarik nafas panjang, tangisan juga salah satu ungkapan perasaan dan pikiran seseorang yang dapat dijadikan komunikasi. Bila dikombinasikan dengan semua bentuk komunikasi non verbal lainnya sampai desis atau suara dapat menjadi pesan yang sangat jelas.
f. Gerak isyarat, adalah yang dapat mempertegas pembicaraan . Menggunakan isyarat sebagai bagian total dari komunikasi seperti mengetuk-ngetukan kaki atau mengerakkan tangan selama berbicara menunjukkan seseorang dalam keadaan stress bingung atau sebagai upaya untuk menghilangkan stress.
2. . Menurut Keresmiannya :
a. Komunikasi Formal
b. Komunikasi Informal
Komunikasi Informal
•Komunikasi Informal yang terjadi karena adanya komunikasi antara sesama karyawan dalam suatu organisasi.
•Komunikasi informal (the grapevine) biasanya disebarluaskan melalui desas-desus atau kabar angin dari mulut ke mulut dari satu orang ke orang yang lainnya dalam suatu organisasi dimana kebenarannya tidak bisa dijamin karena kadang-kadang bertentangan dengan perusahaan.
•Jadi agar komunikasi informal bisa bermanfaat maka seseorang pemimpin harus bisa memakai jalur ini untuk memperlancar berjalannya komunikasi formal perusahaan (komunikasi formal ini jangan sampai mengakibatkan timbulnya desas-desus yang meresahkan karyawan)
STUDI KASUS
Pengaruh Komunikasi dalam Organisasi terhadap Kinerja Karyawan melalui Kepuasan Kerja (Studi Kasus pada Karyawan bagian Produksi Pabrik Kertas CV Setia Kawan Tulungagung).
Komunikasi dalam Organisasi, Kepuasan Kerja, Kinerja. Dewasa ini telah banyak organisasi yang berdiri dan berkembang sukses baik dalam skala kecil maupun besar. Organisasi sendiri merupakan suatu alat dimana orang-orang mempersatukan kecakapan dan usaha mereka untuk
mencapai tujuan bersama. Sering dijumpai bahwa karyawan kurang terpuaskan hatinya dalam melaksanakan tugasnya karena informasi mengenai prosedur kerjayang disampaikan pimpinan kurang dapat dipahami. Sehingga karyawan cenderung merasa khawatir, segan, dan takut dalam melaksanakan tugasnya.
Dengan adanya perasaan-perasaan tersebut dalam melaksanakan tugas mengakibatkan kinerja karyawan menjadi menurun. Salah satu jalan untuk mengatasi semua ini adalah dengan saluran komunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji lebih mendalam tentang komunikasi dalam organisasi yang ada di Pabrik Kertas CV Setia Kawan Tulungagung guna meningkatkan kinerja
karyawan melalui kepuasan kerja.
Penelitian ini menggunakan analisis data berupa analisis jalur (path analysis), yang merupakan suatu bentuk terapan dari analisis regresi berganda (multiple regression analysis. Tujuan dari analisis jalur ini adalah menentukan pengaruh langsung dan tidak langsung diantara sejumlah variabel. Lokasi penelitian ini berada pada Pabrik Kertas CV Setia Kawan Tulungagung dan
dilaksanakan sejak bulan Mei 2006. Subjek dan informan dalam penelitian ini adalah karyawan bagian produksi (sebagai responden) dan karyawan bagian HRM. Penelitian ini mempunyai variabel bebas yaitu komunikasi dalam organisasi (X), variabel interfening yaitu kepuasan kerja (Y), dan variabel terikatyaitu kinerja (Z).
Dalam penelitian ini data yang diperoleh menggunakan beberapa cara, antara lain: angket atau kuesioner, wawancara atau interview, dokumentasi, dan observasi. Instrumen penelitian ini menggunakan item-item dari penelitian terdahulu yang telah teruji, sehingga uji coba kuesioner untuk menguji instrument tidak dilakukan. Sedangkan untuk uji validitas dan reliabilitas tetap dilakukan untuk menguji validitas dan relibilitas data yang diperoleh. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan bagian produksi Pabrik Kertas CV Setia Kawan Tulungagung yang berjumlah 245 orang. Sedangkan sampelnya diambil sebanyak 71 orang dan tehnik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling.
Hasil penelitian menyimpulkan bahwa keempat hipotesis alternatif yang diajukan adalah diterima. Ini terdiri dari pengaruh langsung dan pengaruh tidak langsung. Hasil pengaruh langsung diperoleh β = 0,371 untuk komunikasi dalam organisasi terhadap kinerja, β = 0,465 untuk kepuasan kerja terhadap kinerja, untuk komunikasi dalam organisasi memiliki β = 0,708 terhadap kepuasan kerja.
Sedangkan untuk pengaruh tidak langsung dihasilkan sebesar 0,329 yaitu hasil dari pengaruh tidak langsung komunikasi dalam organisasi terhadap kinerja melalui kepuasan kerja. Selain itu hasil dari total pengaruh dan total pengaruh tidak langsung sebesar 0,7.
Penelitian ini memiliki keterbatasan-keterbatasan yang penting untuk diketahui terutama untuk digunakan sebagai pertimbangan penelitian yang selanjutnya. Keterbatasan-keterbatasan itu antara lain: meskipun ukuran perusahaan jika dilihat dari luar cukup besar tetapi karena tempatnya yang terpencil menjadikan masyarakat luas belum mengenalnya, karyawan bagian produksi yang digunakan sebagai sampel memiliki pendidikan yang berbeda-beda sehingga mempengaruhi dalam penjelasan dan pengisian kuesioner.
Berdasarkan hasil penelitian disarankan antara atasan dengan bawahan pada Pabrik Kertas CV Setia Kawan Tulungagung lebih sering meningkatkan koordinasi (mengadakan sharing) sehingga setiap kegiatan berjalan dengan baik karena dapat mengerti perasaan dari karyawan mulai dari masalah pekerjaan ,rekan sekerja, sampai masalah kesesuian upah, secara periodik para atasan
(direktur, manager, kapala bagian) lebih sering terjun langsung ke lapangan sehingga dapat meningkatkan kepuasan dan kinerja, pimpinan memperhatikan keluhan-keluhan dari para karyawan. Selain itu peneliti menyarankan agar penelitian selanjutnya diutamakan mengambil obyek penelitian pada organisasi yang besar dan sudah dikenal oleh masyarakat luas, selanjutnya yang digunakan untuk sampel disarankan karyawan-karyawan yang memiliki pendidikan
setingkat.
PENUTUP
I . KESIMPULAN
Pada dasarnya komunikasi sangat diperlukan didalam kehidupan sehari-hari dalam aspek apapun , mau itu dalam kegiatan berorganisasi atau dalam kehidupan sehari-hari , dalam kegiatan berorganisasi , komunikasi sangat diperlukan dengan tujuan agar sebuah system yang ada bisa terjalin dengan sempurna dan lebih baik .
Komunikasi dirumuskan sebagai suatu proses penyampaian pesan/informasi diantara beberapa orang. Karenanya komunikasi melibatkan seorang pengirim, pesan/informasi saluran dan penerima pesan yang mungkin juga memberikan umpan balik kepada pengirim untuk menyatakan bahwa pesan telah diterima.
Komunikasi sangat penting dalam kehidupan manusia karena manusia adalah makhluk sosial yang saling membutuhkan satu sama lain. Dalam berkomunikasi seseorang harus memiliki dasar yang akan menjadi patokan seseorang tersebut dalam berkomunikasi. Dalam proses komunikasi kita juga harus ingat bahwa terdapat banyak hambatan-hambatan dalam berkomunikasi.
Tujuan komunikasi adalah berhubungan dan mengajak dengan orang lain untuk mengerti apa yang kita sampaikan dalam mencapai tujuan. Keterampilan berkomunikasi diperlukan dalam bekerja sama dengan orang lain. Ada dua jenis komunikasi, yaitu verbal dan non verbal, komunikasi verbal atau tertulis dan komunikasi non verbal atau bahasa(gerak) tubuh.Komunikasi dua arah terjadi bila pengiriman pesan dilakukan dan mendapatkan umpan balik. Seseorang dalam berkomunikasi pasti dapat merasakan timbal balik antara pemberi informasi serta penerima informasi sehingga terciptanya suatu hubungan yg mutualisme antara keduanya.
II . SARAN
Dengan disusunnya makalah ini , maka pembaca atau mahasiswa dapat mengerti dan memahami pentingnya arti komunikasi dalama organisasi , didalam kehidupan berorganisasi atau di kehidupan sehari – hari yang membutuhkan komunikasi .
Mudah-mudahan makalah ini dapat diterima dan dimengerti serta berguna bagi pembaca atau mahasiswa , kami juga meminta maaf jika tulisan kami atau makalah kami kurang berkenan dengan demikian kami mengharapkan kritik dan saran atas tulisan kami agar bisa membangun dan memotivasi kami agar membuat tulisan jauh lebih baik lagi .
DAFTAR PUSTAKA
Sumber :
1 . http://dhogerz.wordpress.com/2010/10/21/komunikasi-dalam-organisasi/contoh
2 . Neny Ayu Permatasari
Abstrak
ABSTRAK
Permatasari, Neny Ayu. 2006. Pengaruh Komunikasi dalam Organisasi terhadap
Kinerja Karyawan melalui Kepuasan Kerja (Studi Kasus pada Karyawan
bagian Produksi Pabrik Kertas CV Setia Kawan Tulungagung). Skripsi,
Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang.
Pembimbing: (I) Drs. H. Sutrisno, M.M., (II) Drs. Agus Hermawan, M.Si,
M.Bus.
Jumat, 20 April 2012
Tentang Labintdas
Petama-tama saya kira Labintdas(Lab Internet Dasar) itu tempatnya enak, ACnya dingin, komputernya dari LCD.
Eh ternyata beda dari yang saya kira, komputernya ternyata banyak yang gak hidup,mousenya banyak yang gak ada scrollnya,ACnya panas, pokoknya parah banget deh.Saya di sini banyak dapet pelajaran tentang internet-internet, saya cepet nangkap pelajarannya soalnya pembimbing saya yang bernama Ka Ahmad Fauzi dapat menerangkan dengan baik dan jelas,jadi para peserta cepat mengertinya dan Ka Ahmad Fauzi tetap sabar dalam menjalankan tugasnya, walaupun tempatnya sudah tidak layak untuk disebut tempat (Lab), yaa mau gimana lagi yaa. Hmm ya sudah mudah-mudahan tahun depan labnya bisa diubah menjadi yang lebih baik.... amin....
Eh ternyata beda dari yang saya kira, komputernya ternyata banyak yang gak hidup,mousenya banyak yang gak ada scrollnya,ACnya panas, pokoknya parah banget deh.Saya di sini banyak dapet pelajaran tentang internet-internet, saya cepet nangkap pelajarannya soalnya pembimbing saya yang bernama Ka Ahmad Fauzi dapat menerangkan dengan baik dan jelas,jadi para peserta cepat mengertinya dan Ka Ahmad Fauzi tetap sabar dalam menjalankan tugasnya, walaupun tempatnya sudah tidak layak untuk disebut tempat (Lab), yaa mau gimana lagi yaa. Hmm ya sudah mudah-mudahan tahun depan labnya bisa diubah menjadi yang lebih baik.... amin....
Kamis, 19 April 2012
Tips and Trick SEO
1.Kata kunci dalam Judul blog
Ini adalah salah satu tempat paling penting untuk memiliki kata kunci karena apa yang tertulis di dalam judul blog menunjukkan dalam hasil pencarian sebagai judul halaman Anda. Judul tag harus singkat (6 atau 7 kata paling banyak) dan kata kunci harus dekat awal.
2.Kata kunci dalam URL
Kata kunci dalam URL membantu banyak - misalnya - http://domainname.com/seo-services.html , dimana "SEO services" adalah frase kata kunci Anda mencoba untuk peringkat yang baik. Tapi jika Anda tidak memiliki kata kunci di bagian lain dari dokumen, tidak bergantung pada memiliki mereka dalam URL.
3.Keyword dalam teks dokumen
Faktor lain yang sangat penting yang perlu Anda periksa . 3-7% untuk kata kunci utama adalah yang terbaik, 1-2 untuk kecil. Keyword lebih dari 10% adalah mencurigakan dan lebih mirip isian kata kunci, dari teks tertulis alami.
4.Kata kunci dalam judul
Satu lagi tempat di mana kata kunci menghitung banyak. Namun berhati-hatilah bahwa halaman Anda memiliki teks yang sebenarnya tentang kata kunci tertentu.
5.Kata kunci pada awal dokumen
Juga penting, meskipun tidak sebanyak jangkar teks, tag judul atau judul. Namun, harus diingat bahwa awal dari sebuah dokumen tidak harus berarti paragraf pertama - misalnya jika Anda menggunakan tabel, paragraf pertama dari teks mungkin pada paruh kedua tabel.
6.Jumlah backlink
Umumnya, semakin baik. Tetapi reputasi dari situs yang link ke Anda adalah lebih penting daripada jumlah mereka. Juga penting adalah anchor text mereka, apakah ada kata kunci di dalamnya, berapa usia mereka, dll
7.Konten unik
Memiliki lebih banyak konten (konten yang relevan, yang berbeda dari konten di situs lain baik dalam kata-kata dan topik) adalah dorongan nyata untuk peringkat situs Anda.
8.Frekuensi perubahan isi
Perubahan sering disukai. Ini adalah besar ketika Anda terus menambahkan konten baru tapi itu tidak begitu besar ketika Anda hanya membuat update kecil untuk konten yang ada.
9.Kata kunci ukuran huruf
Ketika sebuah kata kunci dalam teks dokumen dalam ukuran font yang lebih besar dibandingkan dengan lain pada halaman teks, ini membuatnya lebih terlihat, sehingga oleh karena itu lebih penting dari sisa teks. Hal yang sama berlaku untuk judul yang umumnya dalam ukuran font yang lebih besar dari sisa teks.
10.Site
Satu masalah mendasar, yang yang sering diabaikan. Jika situs (atau halaman terpisah) adalah unaccessible karena link yang rusak, 404 kesalahan, password-kawasan lindung dan alasan sejenis lainnya, maka situs tidak bisa diindeks.
Ini adalah salah satu tempat paling penting untuk memiliki kata kunci karena apa yang tertulis di dalam judul blog menunjukkan dalam hasil pencarian sebagai judul halaman Anda. Judul tag harus singkat (6 atau 7 kata paling banyak) dan kata kunci harus dekat awal.
2.Kata kunci dalam URL
Kata kunci dalam URL membantu banyak - misalnya - http://domainname.com/seo-services.html , dimana "SEO services" adalah frase kata kunci Anda mencoba untuk peringkat yang baik. Tapi jika Anda tidak memiliki kata kunci di bagian lain dari dokumen, tidak bergantung pada memiliki mereka dalam URL.
3.Keyword dalam teks dokumen
Faktor lain yang sangat penting yang perlu Anda periksa . 3-7% untuk kata kunci utama adalah yang terbaik, 1-2 untuk kecil. Keyword lebih dari 10% adalah mencurigakan dan lebih mirip isian kata kunci, dari teks tertulis alami.
4.Kata kunci dalam judul
Satu lagi tempat di mana kata kunci menghitung banyak. Namun berhati-hatilah bahwa halaman Anda memiliki teks yang sebenarnya tentang kata kunci tertentu.
5.Kata kunci pada awal dokumen
Juga penting, meskipun tidak sebanyak jangkar teks, tag judul atau judul. Namun, harus diingat bahwa awal dari sebuah dokumen tidak harus berarti paragraf pertama - misalnya jika Anda menggunakan tabel, paragraf pertama dari teks mungkin pada paruh kedua tabel.
6.Jumlah backlink
Umumnya, semakin baik. Tetapi reputasi dari situs yang link ke Anda adalah lebih penting daripada jumlah mereka. Juga penting adalah anchor text mereka, apakah ada kata kunci di dalamnya, berapa usia mereka, dll
7.Konten unik
Memiliki lebih banyak konten (konten yang relevan, yang berbeda dari konten di situs lain baik dalam kata-kata dan topik) adalah dorongan nyata untuk peringkat situs Anda.
8.Frekuensi perubahan isi
Perubahan sering disukai. Ini adalah besar ketika Anda terus menambahkan konten baru tapi itu tidak begitu besar ketika Anda hanya membuat update kecil untuk konten yang ada.
9.Kata kunci ukuran huruf
Ketika sebuah kata kunci dalam teks dokumen dalam ukuran font yang lebih besar dibandingkan dengan lain pada halaman teks, ini membuatnya lebih terlihat, sehingga oleh karena itu lebih penting dari sisa teks. Hal yang sama berlaku untuk judul yang umumnya dalam ukuran font yang lebih besar dari sisa teks.
10.Site
Satu masalah mendasar, yang yang sering diabaikan. Jika situs (atau halaman terpisah) adalah unaccessible karena link yang rusak, 404 kesalahan, password-kawasan lindung dan alasan sejenis lainnya, maka situs tidak bisa diindeks.
Arsitektur Search Engine
1. Spider
Spider adalah program yang dimiliki oleh search engine yang bekerja untuk mengambil halaman-halaman yang ditemukannya, hampir mirip dengan browser. Perbedaannya adalah jika Spider tidak kelihatan karena ditujukan kepada mesin yang langsung disimpan pada database mereka, sedangkan browser ditujukan kepada manusia yang langsung menampilkan informasi baik berupa teks, gambar, dan sebagainya.
2. Crawler
Crawler merupakan program yang dimiliki search engine yang bertugas menelusuri setiap link yang ada di sebuah web site. Tugas Crawler adalah untuk membantu Spider untuk menentukan arah yang akan ditujunya sekaligus mengevaluasi link tersebut.
3. Indexer
Indexer merupakan salah satu komponen search engine yang bertugas untuk mendeskripsikan suatu halaman web site dan menganalisa berbagai unsur di dalamnya, seperti pada penulisan title, penulisan huruf, keyword-keyword yang ada di konten sehingga dengan demikian akan mengenal web tersebut lebih jauh lagi terutama dalam menganalisa suatu keyword di dalamnya.
4. Database
Database merupakan komponen search engine yang bertugas sebagai tempat meletakkan data-data sebelumnya yang telah didownload oleh Spider serta sebagai tempat yang tadinya digunakan oleh Indexer dalam menganalisa suatu web.
5. Result Engine
Result Engine merupakan program yang bertugas menggolongkan suatu web site dan menentukan suatu perangkingan dalam hasil pencarian yang diminta oleh user. Program ini menganalisa siapa yang pantas masuk kriteria utama dalam pencarian suatu keyword yang diminta oleh pengguna. Data yang pertama muncul tentunya data yang telah memenuhi kriteria-kriteria search engine dan kaidah tertentu yang ditentukan oleh search engine.
6. Web Server
Web Server merupakan komponen terakhir pada seacrh engine yang berfungsi melayani permintaan kepada user yang merupakan umpan balik dari permintaan user tersebut. Web Server merupakan bagian central dan penentu terhadap apa-apa yang diminta oleh user.
Spider adalah program yang dimiliki oleh search engine yang bekerja untuk mengambil halaman-halaman yang ditemukannya, hampir mirip dengan browser. Perbedaannya adalah jika Spider tidak kelihatan karena ditujukan kepada mesin yang langsung disimpan pada database mereka, sedangkan browser ditujukan kepada manusia yang langsung menampilkan informasi baik berupa teks, gambar, dan sebagainya.
2. Crawler
Crawler merupakan program yang dimiliki search engine yang bertugas menelusuri setiap link yang ada di sebuah web site. Tugas Crawler adalah untuk membantu Spider untuk menentukan arah yang akan ditujunya sekaligus mengevaluasi link tersebut.
3. Indexer
Indexer merupakan salah satu komponen search engine yang bertugas untuk mendeskripsikan suatu halaman web site dan menganalisa berbagai unsur di dalamnya, seperti pada penulisan title, penulisan huruf, keyword-keyword yang ada di konten sehingga dengan demikian akan mengenal web tersebut lebih jauh lagi terutama dalam menganalisa suatu keyword di dalamnya.
4. Database
Database merupakan komponen search engine yang bertugas sebagai tempat meletakkan data-data sebelumnya yang telah didownload oleh Spider serta sebagai tempat yang tadinya digunakan oleh Indexer dalam menganalisa suatu web.
5. Result Engine
Result Engine merupakan program yang bertugas menggolongkan suatu web site dan menentukan suatu perangkingan dalam hasil pencarian yang diminta oleh user. Program ini menganalisa siapa yang pantas masuk kriteria utama dalam pencarian suatu keyword yang diminta oleh pengguna. Data yang pertama muncul tentunya data yang telah memenuhi kriteria-kriteria search engine dan kaidah tertentu yang ditentukan oleh search engine.
6. Web Server
Web Server merupakan komponen terakhir pada seacrh engine yang berfungsi melayani permintaan kepada user yang merupakan umpan balik dari permintaan user tersebut. Web Server merupakan bagian central dan penentu terhadap apa-apa yang diminta oleh user.
Langganan:
Postingan (Atom)

